KENDARI – Universitas Muhammadiyah Kendari (Unismuh Kendari) menciptakan sejarah baru dengan menyelenggarakan acara wisuda dan pelepasan mahasiswa pertama dari Program Klinik Kampus pada Senin, 21 April 2026. Peristiwa bergengsi ini menandai pencapaian signifikan dalam upaya institusi menyediakan tenaga kesehatan profesional berkualitas bagi wilayah Sulawesi Tenggara.
Sebanyak 87 mahasiswa dari berbagai program studi di Klinik Kampus resmi dinyatakan lulus dan berhak menyandang gelar profesional. Mereka berasal dari Program Diploma III Keperawatan, Program Diploma III Kebidanan, dan Program Diploma III Farmasi yang telah menjalani proses pembelajaran intensif selama tiga tahun akademik.
Acara wisuda dipusatkan di Aula Utama Kampus Unismuh Kendari di Jalan Sultan Hasanuddin, dengan menghadirkan ratusan undangan, termasuk keluarga besar mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, pejabat pemerintah daerah, dan para profesional kesehatan terkemuka. Atmosfer meriah terasa sejak pagi hari dengan dekorasi bertema “Melayani dengan Integritas, Berinovasi untuk Kesehatan” yang mencerminkan nilai-nilai pendidikan kesehatan di era modern.
Latar Belakang Pendirian Klinik Kampus
Klinik Kampus Universitas Muhammadiyah Kendari merupakan unit pelaksana akademik yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan di Sulawesi Tenggara. Penetapan berdirinya program ini merupakan respons nyata terhadap menyempitnya ketersediaan profesional kesehatan di tingkat menengah, khususnya di daerah-daerah terpencil.
Menurut data dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara, defisit tenaga kesehatan profesional masih mencapai angka signifikan. Kondisi ini mendorong Unismuh Kendari untuk membuka Program Klinik Kampus pada tahun akademik 2023/2024 sebagai bagian dari komitmen Muhammadiyah dalam bidang kesehatan masyarakat.
Program ini dirancang dengan kurikulum yang mengintegrasikan teori dan praktik langsung, melibatkan kerjasama dengan rumah sakit, puskesmas, dan fasilitas kesehatan lainnya di Kendari dan sekitarnya. Mahasiswa mendapatkan pengalaman praktik yang komprehensif, mempersiapkan mereka untuk terjun langsung ke dunia kerja.
Perjalanan Akademik dan Dedikasi Mahasiswa
Selama tiga tahun menempuh pendidikan di Klinik Kampus, para mahasiswa telah menunjukkan dedikasi luar biasa. Mereka tidak hanya memperoleh pengetahuan teoritis yang kuat, tetapi juga keterampilan praktis yang dibutuhkan dalam melayani pasien dengan standar profesional tertinggi.
Program Diploma III Keperawatan, yang merupakan mayoritas peserta wisuda dengan 35 mahasiswa, telah menghasilkan lulusan yang siap menangani berbagai situasi klinis. Peserta didik dalam program ini telah menjalani praktik di unit-unit rawat inap, ruang darurat, dan klinik kesehatan masyarakat.
Sementara itu, Program Diploma III Kebidanan menghasilkan 28 lulusan yang telah tersertifikasi dalam penanganan kesehatan ibu dan anak, termasuk pelayanan antenatal, persalinan normal, dan perawatan neonatus. Program ini mendapat dukungan penuh dari Dinas Kesehatan Kendari yang membutuhkan bidan terlatih untuk penempatan di berbagai daerah.
Program Diploma III Farmasi, dengan 24 lulusan, telah membekali peserta didik dengan kompetensi dalam manajemen obat, konseling farmasi, dan farmakologi klinis. Lulusan program ini diharapkan dapat menjadi tenaga farmasi yang profesional dalam pelayanan kesehatan.
Acara Wisuda dan Momen Bersejarah
Sidang terbuka wisuda dimulai pukul 08.00 pagi dengan pembukaan oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. H. Muh. Nurmawan, M.Si. Beliau menyampaikan kata sambutan yang penuh makna tentang tanggung jawab besar yang menanti para lulusan di masyarakat.
“Para wisudawan adalah jembatan antara institusi pendidikan dan masyarakat. Dalam tangan kalian, masa depan kesehatan Sulawesi Tenggara berlapis. Saya percaya kalian akan membawa perubahan positif, membawa nilai-nilai kemanusiaan, dan bekerja dengan integritas tinggi,” ujar Rektor Nurmawan dalam pidato pembukaannya yang mendapat standing ovation dari hadirin.
Setelah sesi akademik, dilanjutkan dengan acara pelepasan mahasiswa secara simbolis. Setiap lulusan menerima ijazah dan sertifikat kompetensi dari tangan Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan, Dr. Yus Salim, S.Kep., M.Kes. Momen ini diperingati dengan jepretan kamera dan tepukan tangan meriah dari keluarga yang hadir.
“Ini adalah momen penting dalam hidup saya. Setelah tiga tahun belajar keras, akhirnya saya resmi menjadi perawat profesional. Saya siap melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” ungkap Siti Nurhaliza, salah satu lulusan Program Keperawatan yang tampak bergetar mengucapkan syukur.
Harapan dan Komitmen Pimpinan Kampus
Dr. Yus Salim, Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Unismuh Kendari, mengungkapkan optimismenya terhadap kontribusi lulusan Klinik Kampus bagi pembangunan kesehatan regional. Dalam wawancara khusus, beliau menekankan standar kualitas yang telah ditetapkan sejak awal.
“Kami tidak hanya ingin menghasilkan lulusan dalam jumlah banyak, tetapi lulusan yang berkualitas tinggi dan berakhlak mulia. Setiap mahasiswa yang lulus telah melalui uji kompetensi yang ketat dan telah terbukti menguasai praktik klinis dengan baik. Kami bangga dengan capaian ini dan yakin mereka akan menjadi aset berharga bagi pelayanan kesehatan,” jelas Dr. Salim dengan penuh keyakinan.
Beliau juga mengumumkan rencana pengembangan Klinik Kampus untuk tahun-tahun mendatang. “Tahun depan, kami berencana membuka Program Diploma III Terapi Gigi dan Program Diploma III Radiologi. Komitmen Unismuh Kendari adalah menjadi pusat pendidikan kesehatan terdepan di Sulawesi Tenggara,” lanjut Dekan Salim.
Sementara itu, Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan, Drs. Ahmad Ridho, M.Pd., memberikan apresiasi tinggi atas prestasi mahasiswa. “Rata-rata indeks prestasi kumulatif lulusan tahun ini mencapai 3,42 dari skala 4,00. Ini menunjukkan komitmen mahasiswa yang luar biasa dalam menyelesaikan studi mereka dengan hasil yang memuaskan,” katanya.
Dukungan dari Pemangku Kepentingan
Kehadiran Kepala Dinas Kesehatan Kendari, Dr. Rosminar Jaya, dalam acara wisuda menunjukkan komitmen pemerintah daerah terhadap pengembangan sumber daya kesehatan. “Kami sangat mengapresiasi kehadiran Klinik Kampus Unismuh Kendari. Lulusan institusi ini akan membantu kami menurunkan angka kesakitan dan meningkatkan akses layanan kesehatan di seluruh Kendari,” ujar Dr. Rosminar dalam sambutannya.
Lebih lanjut, beliau juga mengumumkan komitmen pemerintah daerah untuk menyerap lulusan Klinik Kampus ke dalam berbagai fasilitas kesehatan. “Kami telah menyiapkan formasi untuk menempatkan lulusan di puskesmas-puskesmas dan rumah sakit umum daerah. Ini adalah bagian dari upaya kami memperkuat layanan kesehatan dasar di masyarakat,” ungkapnya.
Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Kendari, dr. Bambang Suryanto, Sp.B., juga hadir sebagai narasumber dalam sesi dialog pendidikan. “Kami sebagai rumah sakit selalu membuka pintu untuk bekerja sama dengan institusi pendidikan seperti Unismuh Kendari. Lulusan yang berkualitas adalah investasi kami untuk melayani pasien dengan lebih baik,” terang dr. Bambang.
Dampak dan Prospek Lapangan Kerja
Penyelesaian angkatan pertama Klinik Kampus membawa dampak positif bagi ekosistem kesehatan di Kendari. Lulusan program ini diperkirakan dapat mengurangi ketergantungan pada tenaga kesehatan dari luar daerah dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan lokal.
Survei singkat yang dilakukan oleh tim Unismuh Kendari terhadap fasilitas kesehatan di Kendari menunjukkan tingkat permintaan tenaga kesehatan profesional yang tinggi. Lebih dari 85 persen puskesmas dan klinik yang disurvei menyatakan siap menerima lulusan Klinik Kampus.
“Permintaan lulusan keperawatan kami sangat tinggi. Kami sudah menerima lamaran dari berbagai rumah sakit di Sulawesi Tenggara bahkan dari Sulawesi Selatan. Ini menunjukkan bahwa lulusan kami memiliki daya saing yang baik di pasar tenaga kerja,” jelas Koordinator Program Keperawatan, Ns. Hartono, S.Kep., M.Kes.
Untuk program kebidanan, prospeknya tidak kalah menjanjikan. Dengan masih tingginya kebutuhan bidan di daerah terpencil, lulusan program ini memiliki peluang karir yang luas. “Kami sudah menjalin hubungan dengan berbagai organisasi penempatan tenaga kerja. Tidak menutup kemungkinan beberapa lulusan akan ditempatkan di daerah-daerah dengan kebutuhan pelayanan kesehatan ibu dan anak yang sangat kritis,” terang Koordinator Program Kebidanan, Siti Zulkhaidah, S.ST., M.Kes.
Testimonial Lulusan dan Keluarga
Dalam kesempatan tersebut, beberapa lulusan berbagi testimoni tentang pengalaman mereka selama menjalani pendidikan di Klinik Kampus Unismuh Kendari. Muhammad Rizki Pratama, lulusan Program Keperawatan, mengaku bahwa pembelajaran praktis di rumah sakit mitra membuatnya siap menghadapi tantangan profesi.
“Saya sudah mendapatkan pengalaman bekerja di ruang ICU dan ruang rawat inap. Saat ini saya merasa siap untuk menjadi perawat profesional. Ilmu yang diberikan dosen-dosen kami sangat relevan dengan kebutuhan praktik klinis,” jelas Rizki dengan antusias.
Sementara itu, Eka Putri Setiawan, lulusan Program Kebidanan, menceritakan perjalanannya yang penuh tantangan namun memuaskan. “Menjadi bidan adalah impian saya sejak masih sekolah menengah. Sekarang impian itu menjadi kenyataan. Saya berterima kasih kepada Unismuh Kendari yang telah memberikan bekal ilmu dan keterampilan yang komprehensif,” ungkap Eka dengan mata berbinar.
Orang tua lulusan juga menunjukkan kebanggaan mereka. Ibu Nurmiati, ibu dari lulusan Program Farmasi Andi Setiawan, mengungkapkan rasa bangga melihat anaknya menyelesaikan pendidikan dengan baik. “Saya sangat bangga melihat anak saya lulus dan menjadi tenaga farmasi profesional. Universitas Muhammadiyah Kendari benar-benar mendidik anak saya dengan baik,” ucapnya dengan suara penuh emosi.
Peningkatan Standar Akademik dan Fasilitas
Kesuksesan wisuda perdana Klinik Kampus tidak terlepas dari investasi signifikan Unismuh Kendari dalam infrastruktur dan sumber daya manusia. Kampus telah menyediakan fasilitas praktik yang memadai, termasuk laboratorium simulasi, ruang praktik klinis, dan perpustakaan digital yang lengkap.
“Kami memiliki simulator pasien dengan teknologi terkini untuk latihan keperawatan, laboratorium farmasi yang dilengkapi dengan peralatan modern, dan ruang persalinan yang tersedia untuk pembelajaran praktis mahasiswa kebidanan,” jelas Kepala Bagian Sarana Prasarana Kampus, Ir. Hendra Wijaya.
Investasi dalam pengembangan dosen juga menjadi prioritas. Sebagian besar dosen Klinik Kampus telah menyelesaikan pendidikan lanjutan, baik di tingkat magister maupun spesialis. “Kami memastikan dosen kami selalu update dengan perkembangan terbaru dalam bidang kesehatan melalui pelatihan dan sertifikasi berkelanjutan,” terang Kepala Pusat Pengembangan Akademik Unismuh Kendari, Dr. Tri Widia Handoko, M.Pd.
Visi Jangka Panjang
Rektor Unismuh Kendari, Prof. Dr. H. Muh. Nurmawan, M.Si., menguraikan visi jangka panjang institusi dalam mengembangkan Klinik Kampus. “Dalam lima tahun ke depan, kami ingin Klinik Kampus menjadi pusat pendidikan kesehatan terakreditasi tinggi dengan lulusan yang tersebar di seluruh Sulawesi Tenggara dan bahkan di luar daerah. Kami juga berencana membuka program pendidikan kesehatan lainnya yang relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Prof. Nurmawan.
Beliau juga menekankan pentingnya penelitian dan pengabdian masyarakat. “Para lulusan kami tidak hanya akan bekerja sebagai praktisi, tetapi juga diharapkan dapat berkontribusi dalam penelitian dan inovasi di bidang kesehatan,” tambahnya.
Penutup
Wisuda dan pelepasan mahasiswa pertama Klinik Kampus